Benturan kepentingan dapat dilatarbelakangi oleh hubungan dengan kerabat dan keluarga, kepentingan pribadi dan / atau bisnis, hubungan dengan wakil pihak yang terlibat, hubungan dengan pihak-pihak lain yang di larang oleh ketentuan peraturan perundang-undangan, hubungan dengan pihak yang bekerja dan mendapat gaji dari pihak yang terlibat, hubungan denga pihak yang memberikan rekomendasi terhadap pihak yang terlibat.

BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Adanya Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN.

Sedangkan #banggamelayanibangsa merupakan Employer Branding ASN.

Pada dasarnya, Employer Branding ASN merupakan suatu usaha untuk membuat para karyawan nyaman dan merasa baik untuk bekerja di lingkungan tempat bekerja dan bisa melayani sepenuh hati.

Core Values ASN sebagai penguatan budaya kerja pada lingkungan Kecamatan Singkawang Selatan yang menjadi bagian penerapan pelayanan.

Panduan Perilaku Core Values ASN BerAKHLAK sebagai berikut:

Berorientasi Pelayanan

  • Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.
  • Melakukan perbaikan tiada henti.

Akuntabel

  • Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi.
  • Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien.
  • Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Kompeten

  • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.
  • Membantu orang lain belajar.
  • Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

Harmonis

  • Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
  • Suka menolong orang lain.
  • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.

Loyal

  • Memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah.
  • Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.

Adaptif

  • Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan.
  • Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
  • Bertindak proaktif.

Kolaboratif

  • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
  • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
  • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.

ASN harus mempunyai orientasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

GEBYAR VAKSINASI COVID-19 DI KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN

Untuk menyukseskan program vaksinasi massal untuk penangggulangan Covid-19 di Kota Singkawang maka dilaksanakan kegiatan vaksinasi di Kecamatan Singkawang Selatan selama Bulan November 2021. Masyarakat cukup antusias mengikuti vaksinasi tersebut. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Petugas vaksinasi berasal dari Puskesmas Singkawang Selatan I, Singkawang Selatan II dan Dokkes Rindam. Gebyar vaksinasi dilaksanakan di berbagai lokasi yang menjangkau pemukiman masyarakat dengan harapan cakupan masyarakat yang telah divaksin dapat meningkat dan membentuk herd immunity. Beberapa lokasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 antara lain Kopisan dalam, Kaliasin Dalam, Marhaban,Lirang Proyek, Bokmakong, Rumah Betang, Ruang Sekolah, Halaman Rumah Ibadah dan Aula Kelurahan. Target Sasaran Vaksinasi dosis I untuk Singkawang Selatan adalah sebanyak 38.537 (Kemenkes) dengan capaian vaksinasi dosis I per 26 November 2021 mencapai 15.364 (39,9 %) dan Dosis II mencapai 9.221 (23,9 %). Plt.Camat Singkawang Selatan, FREDRIK M.H.S., S.Kom mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang sinergis antara Puskesmas, Kecamatan, Kelurahan serta TNI/POLRI dalam mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Diharapkan hingga Desember 2021, capaian vaksinasi dosis I mencapai target 70 %. Kegiatan tetap terlaksana dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

PENGUATAN KECAMATAN LAYAK ANAK (KELANA)& DESA KELURAHAN LAYAK ANAK (DAKELA) DI WILAYAH KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN TAHUN 2021.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah menyatakan bahwa salah satu kewenangan wajib yang di berikan kepada daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah adalah terkait dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kebijakan sebagaimana dimaksud tersebut dapat diwujudkan melalui upaya daerah membangun Kabupaten/ Kota Layak Anak. Untuk mewujudkan Kota Singkawang sebagai Kota Layak Anak (KLA) maka Kecamatan Singkawang Selatan melaksanakan penguatan Kecamatan Layak Anak (KELANA) dan Desa/Kelurahan Layak Anak (DAKELA) diwilayah Kecamatan Singkawang Selatan. Hadir pada kesempatan tersebut Plt.Camat Singkawang Selatan beserta jajaran, Unsur Kelurahan, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, unsur TKSK, Unsur MKKS, HIMPAUDI, unsur K3S, Forum Anak Kecamatan Singkawang Selatan, LPM, Karang Taruna dan TP.PKK Kecamatan. Materi disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, Bapak SUTIYARTO,S.ST,M.Si. Kota Singkawang telah memiliki Perda Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Anak dan Perempuan. Kelurahan dan Kecamatan Layak Anak merupakan wilayah yang secara umum memenuhi indikator indikator:

a). Pelayanan Kependudukan, Kesehatan, Fasilitas dan sarana prasarana yang peduli dan ramah terhadap anak,

b). Kelompok- kelompok kegiatan yang melibatkan anak,

c). Meningkatkan partisipasi anak dalam berkegiatan.

Beliau mengapresiasi Kecamatan Singkawang Selatan dimana menjadi satu satunya Kecamatan yang memberikan kesempatan Anak bersuara langsung di Musrembang Kecamatan 3 tahun berturut-turut (2019, 2020, 2021).

PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA DALAM MEMPERKOKOH WAWASAN KEBANGSAAN DAN KETAHANAN NASIONAL DIKALANGAN MASYARAKAT WILAYAH KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN TAHUN 2021

Pada hari Kamis, 18 November 2021 bertempat di Aula Kecamatan, berlangsung kegiatan pembinaan kesadaran bela negara dalam pemperkokoh wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dikalangan masyarakat Kecamatan Singkawang Selatan. Materi kegiatan disampaikan oleh Kapten SARMIN (Pasi Ter Kodim 1202/SKW). Kegiatan dihadiri Plt.Camat Singkawang Selatan beserta jajaran, Unsur Kelurahan, LPM, Karang Taruna dan Pengurus RT. Definisi bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Wujud bela negara secara fisik, bisa diartikan sebagai usaha mempertahankan dan menghadapi serangan fisik yang mengancam keberadaan negara tersebut. Adapun wujud bela negara non-fisik dapat diartikan sebagai upaya berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan bangsa tersebut. Bela negara menjadi modal dasar sekaligus kekuatan bangsa dalam rangka menjaga keutuhan, kedaulatan serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia. Kesadaran bela negara merupakan satu hal yang esensial dan harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia (WNI). Upaya bela negara diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara, serta mencakup pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib, serta pengabdian sesuai dengan profesi.

PENGUATAN TOLERANSI DIKALANGAN MASYARAKAT DALAM MEMPERKOKOH WAWASAN KEBANGSAAN DAN KETAHANAN NASIONAL DI WILAYAH KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN TAHUN 2021

Sebagai bentuk peran Kecamatan dalam menjaga keharmonisan warga masyarakat maka dilaksanakan Kegiatan penguatan toleransi dikalangan masyarakat dalam memperkokoh wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional di Aula Kecamatan pada Selasa, 9 November 2021. Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Bapak BAHARUDDIN,SH selaku Ketua FKUB Kota Singkawang. Toleransi adalah Sikap manusia untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan baik antara individu maupun kelompok. Diharapkan penguatan toleransi dapat memperkokoh cara pandang bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan menguatkan ketahanan nasional sehingga proses pembangunan nasional berjalan sukses. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Plt.Camat Singkawang Selatan beserta jajaran, Unsur Kelurahan, LPM, Karang Taruna dan unsur Tokoh masyarakat diwilayah Kecamatan Singkawang Selatan. Diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat melawan sikap Intoleransi dan faham radikalisme, separatisme, dan terorisme. Kegiatan tetap terlaksana dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

PEMBINAAN PENGEMBANGAN POTENSI INOVASI DAERAH KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN TAHUN 2021

Dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pemerintah Daerah dapat melakukan inovasi dalam berbagai bentuk seperti inovasi tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik dan inovasi lainnya yang sesuai dengan kewenangan daerah. Untuk memperkuat pengembangan potensi inovasi dikalangan masyarakat maka Kecamatan Singkawang Selatan melaksanakan pembinaan pengembangan potensi inovasi daerah pada Selasa, 2 November 2021. Hadir pada kesempatan tersebut yakni Plt.Camat Singkawang Selatan beserta jajaran , unsur Kelurahan, LPM, Kelompok Masyarakat dan Karang Taruna. Narasumber kegiatan pembinaan berasal dari Bidang Litbang Bappeda dan Bidang Ekraf Disparpora Kota Singkawang. Materi yang disampaikan antara lain tentang pentingnya inovasi dari pemerintah daerah dan kalangan masyarakat dalam meningkatkan mutu pelayanan publik, menciptakan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2020, Singkawang meraih predikat “kota sangat inovatif” dalam IGA 2020 (peringkat 40 dari 93 Kota se-Indonesia). Pada kesempatan tersebut, Plt.Camat Singkawang Selatan, FREDRIK M.H.S., S.Kom menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Sdr.ANENG SUPRIADI (Kelurahan Sagatani) yang telah berhasil menjadi Pemuda Pelopor Bidang Pengelolaan SDA, Lingkungan Dan Pariwisata Tingkat Kota Singkawang Tahun 2021. Diharapkan apresiasi tersebut dapat memacu semangat masyarakat dalam berkreasi dalam memunculkan inovasi baru. Kegiatan tetap terlaksana dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.